Nama : Muhammad Ardiansyah
NIM :
0310181019
Kelas : Pendidikan Biologi-3/ II
Mata Kuliah : Psikologi Pendidikan
GEJALA
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Pertumbuhan adalah perubahan
kuantitatif pada sifat fisik manusia karena beberapa faktor, baik karena faktor
internal maupun faktor eksternal. Perubahan kuantitatif dapat dilihat, diukur,
atau dinyatakan dalam satuan serta perubahan ukuran, berat dan bentuk, kecil
menjadi besar, pendek menjadi tinggi, serta kurus menjadi gemuk.
Sedangkan perkembangan adalah
perubahan kualitatif dari pada setiap fungsi kepribadian akibat dari
pertumbuhan dan belajar. Perkembangan juga merupakan pola perubahan biologis,
kognitif, dan sisi emosional yang dimulai sejak lahir dan terus berlanjut
disepanjang hayat.
Adapun disini, saya akan mengambil
sampel data dari anak SMA yang telah saya analisis mengenai pertumbuhan dan
perkembangan pada dirinya. Disini saya akan mengambil sampel data mengenai
tinggi badannya.
Nama : Nico Aryanda
Kelas : 12 di Man 3 Medan
Alamat : Jl. Bunga Baldu lk.
III No. 3B Medan
Tinggi Badan Nico : 157 cm.
Tinggi Badan
Ayah : 160 cm.
Tinggi Badan
Ibu : 155 cm.
Perhitungan :
2
2
2
= 165,5 (2,5 % s/d + 2,5 %)
157 = 165,5 – 2,5 % = 163
dan 165,5 + 2,5 % = 168
Maka, tinggi badan Nico
adalah 157 < 163 s/d 168
Dari data yang telah dijelaskan
sebelumnya, terlihat bahwasanya tinggi badan Nico termasuk Pendek. Karena ia
hanya memiliki tinggi 157 cm. Hal ini dikarenakan faktor internal, yaitu gen
dari kedua orang tuanya yang memang Pendek. Yakni tinggi ibu hanya 155 cm dan
tinggi ayahnya hanya 160 cm. berdasarkan wawancara saya dengan narasumber,
dikatakan bahwa saat ia masih kecil, ia sering berolahraga, seperti main bola,
main badminton, dan olahraga lainnya. Intinya ia sering melakukan aktivitas
fisik. Ia juga suka makan sayur-sayuran, yang mana kita tahu bahwasanya
sayur-sayuran mengandung banyak vitamin guna membantu pertumbuhan badan
seseorang.
Namun, kenyataannya sampai sekarang
ini, tinggi badannya memang bertambah, tetapi cenderung lebih pendek dari anak
laki-laki seusianya sekarang ini yang sudah menuju ke perguruan tinggi (karena
ia sudah kelas 12 MAN sekarang). Intinya tinggi badan Nico ini dipengaruhi oleh
tinggi dari ayah dan ibunya.
Disini, saya mencoba untuk mencari
solusi dari permasalahan yang dimiliki oleh Nico. Yang mana untuk menambah
tinggi badannya sekarang ini, karna usia nya masih sekitar 17 tahunan masih
bisa untuk meningkatkan tinggi badannya. Diantaranya dengan sering melakukan
aktivitas fisik seperti main badminton dan main futsal. Karena sesuai dengan
apa yang disampaikan oleh narasumber, bahwasanya ia sekarang jarang
berolahraga, karena sibuk dengan kegiatan organisasi yang diikutinya. Baik
intra sekolah maupun diluar sekolah. Jadi, dengan seringnya berolahraga, maka
metabolisme dalam tubuh akan menjadi lebih lancar, karena dengan olahraga,
dapat mengurangi kadar racun dalam tubuh, dan memperlancar aliran darah dalam
tubuh. Jadi, pertumbuhan tubuh itu bisa lebih optimal.
Selain itu, dapat juga dilakukan
dengan cara rutin minum susu, baik itu dari susu sapi ataupun susu dalam
kemasan. Karena diharapkan dengan rutin meminum susu, maka akan meningkatkan
produksi kalsium dalam tubuh, sehingga akan membantu pertumbuhan tulang yang
mana akan meningkatkan tinggi badan.
Serta dapat ditambahi dengan pola
makan yang sehat, perbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran, sehingga
meningkatkan kadar vitamin dan protein dalam tubuh. Hindari junk food seperti
burger, pizza atau lainnya. Karena makanan seperti itu malah akan menambah
kadar toksin dalam tubuh kita.
Komentar
Posting Komentar